Senin, 29 November 2010

Kupas tuntas problem Nokia 6600


Kupas tuntas problem 6600
________________________________________

Sebagian dari kita pasti tidak memungkiri,karena minimnya petunjuk untuk menyelesaikan sebuah kasus kerusakan ponsel,tangan dengan bersenjatakan hot air(blower) begitu gatalnya tiup panas blower sana sini.Apa lagi si pasien datang dalam kondisi mati total,semua komponen yg melekat,takkan lolos dari hemburan maut solder uap dan beceknya luluran flux.

Saya pun tidak memungkiri di hati terbersit rasa grogi apabila pasien datang dalam kondisi sekarat,hidup segan mati tak mau,iya kalau teknisinya tubuh manusia alias pak dokter,pasien datang sekarat,dioperasi terus mati tetap dapat duit,coba kalau teknisi ponsel,membunuh hp sekarat bisa-bisa malah tekor duit.

Ya sudahlah tidak usah iri sama pak dokter yang pinter dan sekolahnya juga mahal,kita control dan kembangkan potensi sendiri saja,karena semakin akurat mendiagnosa kerusakan,semakin dekat pula keberhasilan.dan semakin tepat penanganan,semakin jauh pula permasalahan meskipun praktek tak semudah teori,tetapi paling tidak kita sudah mendapat peta untuk berjalan kearah yang benar.

Kita mulai dengan peta troubleshooting booting problem pada nokia 6600,agar diagnosa & penanganannya tepat,sebisa mungkin tanyalah kronologis sebenarnya pada si pemilik hp tentang penyebab kerusakan yang terjadi,namun terkadang si pemilik tidak mau ngaku tentang penyebab kerusakan sebenarnya dengan harapan tidak ingin kena tarif mahal.”hp habis kecemplung air ,ngomongnya gak ke-napa2 tau-tau mati sendiri….cepek dehhh”.

Karena apabila penyebab kerusakan akibat insiden secara fisik seperti:kena air akibat banjir,dibanting istrinya karena ketauan selingkuh diduduki sendiri karena iseng,maka penanganan kerusakan tersebut 99,99% secara hardware,namun apabila hasil dari interogasi terungkap kerusakan terjadi akibat habis terima file dari Bluetooth,dipake anaknya buat main game atau mati sendiri,kemungkinan terbesar adalah software problem.

Namun perlu di ingat,penanganan software & perlakuan hardware saling berkaitan,meng-alokasi kerusakan apakah terjadi pada unit tenaga ataukah pada unit data diperlukan penanganan secara software dengan menggunakan perangkat flasher seperti JAF atau UFS atau lainnya,penanganan & pendeteksian kerusakan melalui software juga akan sia-sia apabila ponsel dalam kondisi penuh kerak korosi atau dalam kondisi short arus akibat sisa air.

Langkah standar yang harus diambil terlebih dahulu apabila menangani hp matot yaitu:

*periksa melalui konektor battery,short atau tidak hp tersebut dengan menggunakan mul titester (AVO meter).
*periksa kapasitas battery atau coba dengan battery lain.
*periksa konektor battery.
* periksa fungsi switch on/of dengan cara mencharging-nya.
*periksa kondisi booting dengan menggunakan media flasher.
*periksa koneksi socket LCD,buruknya koneksi bisa berakibat hp seolah mati & gagal saat proses flashing.

KODE ERROR PADA UFS


Error 2

-disconect software UFS,lalu tutup,buka lagi lalu klik “connect”
-bisa karena masalah UPP,atau juga karena masalah IC Clock 13Mgh(dimensi panjang berlokasi dekat dengan UEM)

Error 4

Bisa karena masalah UPP atau voltase yg masuk ke UPP(v2.3 &v2.5 voltagenya 1.8v sedangkan v 3.2 voltagenya 1.5)

Error 6

Masalah pada ic ram

Setelah kita lakukan cheking standar seperti tersebut diatas menghasilkan kondisi hp tidak short,konektor battery bagus,kemudian kita lakukan pendeteksian melalui software dengan hasil:

1st error,2nd error

MATOT

Setelah kita lakukan checking standar seperti tersbut diatas menghasilkan kondisi hp tidak short,conektor battery bagus,kemudian kita lakukan pendeteksian melalui software dngn hasil:

1st error,2nd error,yang berarti masalah pada tenaga

Penanganan

1.ukur dengan multitester,perhatikan konsumsi arus yang dibutuhkan ketika switch on/of ditekan.

0MA

-periksa/ganti R132 dan R133
-panasi,cetak ulang atau ganti UEM

0-25Ma

Meski jarang bisa juga disebabkan clock
-panasi,cetak ulang atau ganti UPP lalu flash ulang

30Ma

Masih masalah software
-periksa IC emi dan komponen kutu disekitar interface flash diboard
-periksa juga kabel RJ45(kabel flash)

50-100Ma

-ganti UPP(D100)
-ganti ic flash 0/FLO(D314)
-lalu flashing ulang

150Ma

Masih ada short pada pada sirkuit
-periksa selotip pelindung UI,bila terkelupas bias menyebabkan short

1st ok,2nd error(atau tampil pesan error lainnya)

Apabila ponsel datang dalam kondisi white screen display,nokia 4x display,nokia only display,contact retailer atau gagal booting,dan saat dilakukan fungsi check pada software tampil pesan 1st OK,2nd OK,maka kemungkinan besar masalah software
Untuk mengatasi ini lakukan flashing ulang,lakukan improvisasi sendiri apabila menemui kegagalan,improvisasi yang bisa dicoba seperti full erase,isi firmware china,format user area dll.

Namun pesan saya,selalu lakukan dan biasakan backup PM sebagai jaga-jaga apabila terjadi imei tanda tanya.

Sebagai pembelajaran,untuk kasus ini kita anggap proses flashing menemui kendala,maka komponen yang bertanggung jawab dan tersangka adalah ic flash(ada 4)dan UPP.
Maka langkah yang diambil adalah:
Untuk mengetahui IC flash mana yang bermasalah,maka erase ic flash satu persatu dengan mengisi alamat erase sbb:

FL0(D314) start 02000000-end 027FFFFF
FL1(D316) start 04000000-end 047FFFFF
FL2(D315) start 06000000-end 067FFFFF
FL3(D317) start 007F0000-end 007FFFFF

Ic flash yang gagal di erase dengan alamat masing-masing,berarti ic flash tersebut mengalami kerusakan dan perlu dilakukan penggantian.jadi dengan metode ini kita dapat mengetahui ic flash mana yg perlu diganti atau maintenance(panasi atau cetak ulang),karena bila mengganti keempat ic flash tersebut tanpa memilah mana yang baik mana yang rusak,kita membuat masalah semakin menjauh.

Kini apa yg dilakukan setelah penggantian ic flash?

FL0(D314)

Flashing ulang dan isi imei dengan menggunakan file RPL sesuai IMEI di UEM
FL1(D316)

Flashing ulang dan lakukan fitur format user area
FL2(D315)
Flashing ulang,isi IMEI dengan menggunakan file RPL sesuai IMEI diUEM,lakukan init simlock dan isi dengan file PM bagus.
FL3(D317)
Flashing ulang
Mati dalam 35 detik setelah booting


Coba ganti N380,bila belum berhasil berarti system ponsel masih diawasi.hal ini akibat “watchdog”system ini bertugas menggagalkan booting apabila IMEI data 1(lokasi di UEM)dan IMEI data 2(lokasi di ic flash D315)tidak sama/sinkron.data IMEI yang hilang atau corrupt ini berada berada pada FL0(D314)dan bukan pada FL2(D315).
Namun apabila kita melakukan pengisian RPL yang kita beli dengan menggunakan kredit
Ini pada FL0(D314)tanpa melakukan erase pada FL2(D315),maka 35 detik mati.Pointnya,lakukan erase pada FL2(D315)terlebih dahulu,atau full erase juga tidak apa-apa,setelah itu baru mengisi/write file RPL.

Kasus 35 detik mati juga bisa akibat ic UEM memang rusak dan perlu diganti,untuk mengetahui apakah ic UEM tersebut rusak atau masih bisa dipakai,saat ini UFS3 belum bisa melakukannya,yg bisa melakukannya JAF,MT Box,universal box,MX key sanggup melakukan hal itu dengan fitur read UEM.

Setelah meng klik read UEM apabila IMEI pada UEM terbaca ada campuran abjad(contoh:3550D10003B197-X)dapat dipastikan UEM tersebut sudah rusak,beli UEM baru ditoko sparepart yang bisa dipercaya(hari gini emang sulit seh),pasang dan isi dengan RPL sembarang(ada pada file bawaan box flasher)

SIMCARD REJECTED

Akibat simlock aktif atau data IMEI corrupt dengan tampilan tanda tanya(??????????)kondisi ini juga masih seputar masalah IMEI dengan file RPL nya,coba lakukan double klik init simlock dan info jika hasilnya locked dan tampil IMEI tanda tanya berdetail data…FFFF…maka lakukan proses write RPL seperti langkah diatas,kemudian gunakan fitur init simlock dan write PM.

CONTACT RETAILER

Kondisi tampil “contact retailer” disebabkan karena LFFS corrupt atau tidak terformat,fungsi self test pada system ponsel gagal melakukan tugasnya,maka tindakan yg dilakukan adalah:

1.lakukan fitur format user area
2.bisa juga dengan trik 4 jari,bagi yang mau bersusah payah melatih jari jemari dengan menekan tombol call,*,3 secara bersama,lalu ikuti dengan menekan tombol power,bila mujur proses formatting akan berlangsung.

Namun dewi fortuna kadang tidak berpihak pada kita,proses FUA failed,dicoba formatting 4 jari tak completed,atau proses format ok/selesai tetapi masih contact retailer,maka tindakan yang dilakukan adalah:

1.ganti ic flash FL1(D316),karena user area data terletak di chip ini.
2.berdoa dan tawakal……..

Tampil nokia slama +/- 1 menit

Flashing saja,kondisi ini karena corruptnya atau tak adanya data varian software/paket bahasa (PPM)pada hp.

Tampil noki terus dengan lampu keypad mati atau tampil nokia 4x


1.gunakan fitur FUA sebanyak 7x bila beruntung membawa hoki.
2.bila tetap tidak hoki ,reflow /reball atau replace ic flash FL1(D316)karena di chip ini terletak user area data.
3.bila lagi apes UPP yang kena,panasi /cetak ulang atau ganti UPP dengan versi yang sama,lalu flash lagi.

RESTART 60 DETIK setelah booting

Kemungkinan module Bluetooth bermasalah.

TAMPIL PESAN ERROR


Seperti tampil apps closed atau system error menandakan adanya file yang rusak atau corrupt pada drive C(LFFS),kasus ini seringkali disebabkan karena tidak kompatiblenya applikasi pihak ketiga yang terinstal pada hp,applikasi error yang telah terpasang ini ikut berjalan saat ponsel mulai booting.
Format user area atau *#37370# seringkali menyelesaikan kasus ini,namun bila hari naas terpaksa diflash ulang,sudah hari naas,suasana hati suntuk,diflash ulang masih gagal terpaksa difull erase dulu lalu flash ulang lagi,suasana hati tambah kalut,ketika kondisi hp masih sama,hari sudah mulai malem kerjaan gak ada yg berhasil.

Ic flash FL1(D316)tempat user area data disimpan,adalah kemungkinan terbesar penyebab gagalnya proses format user area,ic RAM adalah kemungkinan kedua penyebab gagalnya proses FUA.

CIRI-CIRI RAM/SDRAM PROBLEM

-LCD blink/white screen sekitar 30 detik.
-white screen diikuti lampu keypad,hp padam lampu keypad juga.
-flashing gagal masuk ke lokal mode(power manual).
-apps closed.

Ciri2 Zokus problem

Adalah komponen yang terletak dekat conektor battery yang berfungsi untuk mengatur arus keluaran dari battery menuju ponsel,dengan nama lain Auxiliary Energy Management yang bertugas mengatur arus dan sensor battery,kerusakan pada komponen ini menyebabkan
Ponsel tidak dapat hidup dengan normal karena arus keluaran yang tidak sesuai gejala white screen display/LCD blink,telepon tidak berfungsi & nokia only bisa dari komponen ini.

Rabu, 24 November 2010

Install Windows 7 / Windows Vista Menggunakan USB Flashdisk


Bagi kita pengguna Notebook ang biasanya tidak dilengkapi Drive DVD ROM dimana saat kita ingin melakukan instalasi ulang pasti akan merasa kesulitan kerana media instalasi yang sering digunakan adalah media CD/DVD so apa solusi dari kepanikan tersebut? Menginstall windows 7 atau windows vista menggunakan USB flashdisk? Tentu bisa.Yang teman-teman butuhkan hanyalah sebuah flashdisk berkapasitas minimal 4GB, kalau lebih juga tidak masalah.
Caranya sangat mudah, teman-teman tidak perlu memiliki file-file khusus atau langkah-langkah yang rumit. Perlengkapan dan syarat yang dibutuhkan untuk installasi Windows 7 atau Windows Vista melalui flashdisk :
1.        USB flashdisk ukuran 4GB
2.        DVD Microsoft Windows 7 atau Windows Vista
3.        Komputer yang berjalan dengan sistem operasi Windows 7 atau Windows Vista

Langkah 1 : Format USB Flashdisk

Langkah ini dilakukan agar USB flashdisk temen-temen bisa menjadi bootable, yang diperlukan untuk installasi Windows 7 atau Windows Vista. Data-data di dalam flashdisk akan hilang, backup terlebih dahulu data tersebut jika perlu.
1.        Colokkan USB flashdisk ke dalam komputer.
2.        Jalankan command prompt (klik all program > accessories > klik kanan command prompt > pilih run as administrator).
3.        Temukan nomor drive USB flash disk temen-temen dengan mengetikan langkah berikut :
diskpart
list disk

Akan muncul list nomor drive, aku asumsikan USB flashdisk drive adalah disk 1.
4.        Sekarang kita akan melakukan proses format USB Flashdisk. Ikuti langkah berikut :
select disk 1
clean
create partition primary
select partition 1
active
format fs=NTFS
assign
exit

Langkah 2 : Membuat USB flashdisk bootable

Sekarang kita akan menggunakan fungsi bootsect agar USB flashdisk kita bisa menjadi bootable untuk proses installasi Windows 7 atau windows Vista.
1.        Copy file didalam Windows 7 atau Windows Vista ke dalam USB flashdisk, teman-teman bisa menggunakan bantuan komputer lain yang memiliki pemutar CD / DVD.
2.        Colokkan USB flashdisk ke komputer yang akan diinstal Windows 7 atau Windows Vista.
3.        Lihat posisi USB flashdisk (bisa dilihat di My Computer), misalkan USB flashdisk di komputerku adalah drive G.
4.        Masuk kembali ke command prompt (lihat langkah 1 jika lupa caranya). Ikuti langkah berikut : (sesuaikan dengan drive USB flashdisk, kebetulan dikomputerku adalah drive G)
g:
cd boot
bootsect /nt60 g:
5.        Persiapan selesai

Langkah 3 : Setting BIOS

Masuk ke dalam BIOS, dan pastikan opsi pertama adalah boot melalui USB flashdisk.
Jika langkah-langkah diatas sudah selesai, nyalakan / restart komputer. Teman-teman akan masuk ke dalam layar penginstallan Windows 7 atau Windows Vista. Aku uda nyobain, dan berhasil untuk penginstallan Windows 7 di netbook Acer Aspire One Pro. Selamat mencoba!!!

Kamis, 18 November 2010

Blog Penyedia Cheat Game Online

cheat point blank update yang selalu diposting untuk meningkatkan gairah pemain game yang tergila-gila dengan pangkat tinggi...

berikut blog-blog yang menyediakan cheat point blank update terbaru...
yang berminat silahkan aja ikuti di blog dibawah ini dan tutornyapun sudah dilengkapi

cheat point blank update

blog pertama click aja
blog kedua click lagi
blog ketiga silahkan
blog keempat cepat...

cheat point blank dan game online lainnya juga ada diblog yang saya berikan diatas kalo takut ga bisa makainya disana juga sudah ada tutor yang lengkap jadi istilah kakek saya : alah diagiah pisang dikubaak an lo lai, mangunyah se indak juo tau...? mati se lah lai.

Keakraban Bersaudara

Inilah keadaan kita saat lagi senang.
Becanda,bergurau dan waktupun berlalu tanpa terasa. Semua seakan beru terjadi kemaren padahal sudah begitu lama.
Ini adalah kenangan untuk anak SI_8 agar jangan melupakan kenangan dimasa lalu.

Cardrecovery.v5.20.build.0212 Full

Memory Card Recovery secara efektif akan merecover data yg hilang, terhapus, rusak,ato format foto dan file video dari berbagaimacam kartu memori. itu jga didukung oleh kebanyakan tipe kartu memoti termasuk SD (Secure Digital) Card, CF (Compact Flash) Card, xD Picture Card, Memory Stick, MicroDrive, SmartMedia Card, MMC (MultiMediaCard), MicroSD, MiniSD, SDHC dan yg lainnya.
Saat ini media penyimpanan berupa chip telah banyak digunakan, baik berupa flash disk atau dalam bentuk memory card, bahkan untuk beberapa perangkat digital seperti kamera digital, atau ponsel. Namun bagaimana bila data yang tersimpan di memory card tadi terhapus, baik secara sengaja maupun tidak. Apalagi kalo data tersebut adalah photo yang punya kenangan tersendiri, tentu saja moment tersebut sulit atau bahkan tidak bisa diulangi kembali.
Sekarang tidak perlu panik, karena data-data tersebut bisa diambil kembali dengan sebuah aplikasi CardRecovery. Aplikasi ini sangat sederhana dan cukup efektif dalam mengembalikan file-file gambar/photo yang tersimpan dalam sebuah memory card HP, digital camera serta media lainnya, dan untuk menjalankannya pun cukup mudah.
CardRecovery Features
  • Recover deleted photos from memory cards.
  • Recover lost photos from memory cards.
  • Recover photos from formatted memory cards.
  • Recover photos from damaged, unreadable or defective memory cards.
  • Recover pictures from removable storage including floppy disks, Zip disks etc.
  • Recover images, audio/video, MP3/MP4 files from cellular phones, MP3 players, PDAs.
Supported Storage
  • Compact Flash card, CF card recovery
  • Memory Stick, Memory Stick Duo, Memory Stick Pro, Memory Stick Pro Duo recovery
  • Secure Digital card, SD card, miniSD, MicroSD, TransFlash memory card recovery
  • MultiMedia card, MMC card recovery
  • SmartMedia, SM card recovery
  • xD Picture card recovery
  • Micro Drive, MicroDrive recovery
  • Cellular phone, PDA, MP3 and MP4 player digital media recovery
  • Floppy disk, Zip disk digital image recovery
Supported Situations
  • Photos deleted accidentally or intentionally from memory cards.
  • Photo loss due to formatting or “Delete All” operation.
  • Memory card error or damage, or inaccessible memory card.
  • Corruption due to the card being pulled out while your camera is on.
  • Damage due to turning your camera off during a write/read process.
  • Data corruption due to critical areas damage e.g. FAT, ROOT, BOOT area damage.
  • Data loss due to using between different cameras/computers/devices.
  • Other events that could cause damage to data.
Supported Photo Types
  • Common Picture Formats: JPG JPEG TIF GIF TIF PNG BMP
  • Common Video Formats: AVI MPG MPEG MOV ASF MP4
  • Common Audio Formats: MP3 WAV
  • RAW Image Formats: Nikon NEF, Canon CRW and CR2, Kodak DCR, Konica Minolta MRW, Fuji RAF, Sigma X3F, Pentax PEF, Sony SRF, Olympus ORF and more.
Supported Camera Brands
  • Nikon, Canon, Kodak, FujiFilm, Casio, Olympus, Sony, SamSung, Panasonic
  • Fuji, Konica-Minolta, HP, Agfa, NEC, Imation, Sanyo, Epson, IBM, Goldstar
  • LG, SHARP, Lexar, Mitsubishi, Kyocera, JVC, Leica, Phillips, Toshiba, SanDisk
  • Chinon, Ricoh, Hitachi, Pentax, Kinon, Verbatim, Vivitar, Yashica, Argus, Lumix
  • Polaroid, Sigma and almost all digital camera brands in the market.
Supported Flash Memory Card Manufacturers
  • SanDisk, Kingston, KingMax, Sony, Lexar, PNY, PQI, Toshiba, Panasonic
  • FujiFilm, Samsung, Canon, Qmemory, Transcend, Apacer, PRETEC, HITACHI
  • Olympus, SimpleTech, Viking, OCZ Flash Media, ATP, Delkin Devices, A-Data
  • and almost all digital camera memory card brands in the market.


Selasa, 16 November 2010

Speed Gear v7.1

Speed Gear v7.1 full persi

303dd0l Speed Gear, Software Ampuh Untuk Mempercepat Internet
Daftar Fitur:
  1. Menyesuaikan kecepatan sistem operasi Windows.
  2. Memberi Anda pengalaman baru sambil bermain game.
  3. Semua Software akan mengubah kecepatan setelah Anda mengatur Rating kecepatan.
  4. Speed up Windows 9x, ME, NT, 2000, XP, Vista dan 7.
  5. Menggunakan teknologi “duo-speeder-engine”, “time-redemption” dan “linearity-accelerate”.
Last Updates:

  1. Support Windows 7
  2. Support Windows Vista
  3. Support accelerating the whole system or only one program
  4. Enhanced speeder kernel arithmetic
  5. New “linearity-accelerate” technology
  6. Remember last speed when quit
  7. Other small bugs fixed

Download : Speed Gear v7.1 full persi

TuneUp Utilities 2011 Final

TuneUp Utilities merupakan aplikasi tweaking yang dapat meningkatkan performa sistem Windows anda menjadi lebih cepat, dan lebih aman.
TuneUp Utilities 2011 kali ini datang dengan tampilan baru yang lebih fresh dan lebih mudah digunakan.
Desain icon-icon nya pun semakin indah dan membuat kita lebih mudah mengakses menu-menu di dalam TuneUp Utilities 2011.


Features

  • Increase Performance
  • Maintain System
  • Customize Windows
  • Fix Problems
  • The new Start page
  • Support for the Opera browser
  • Speed Optimizer
  • Free up disk space
  • And Lots more improvements
Dan bagi anda yang paling suka mengoleksi sofware dan malas keluar uang untuk registrasinya maka saya akan berbaik hati memberikan serial number tune up 2011 ini agar menjadi full persi tapi dengan syarat jangan lakukan update pada tune upnya agar tidak diblog sama yang punya....ok.

Download : Tune Up 2011+Serial Number

Activator Microsoft ffice 2010

Microsoft office 2010 telah lumayan lama dilucurkan dimana kita diberi kesempatan untuk mengunakan dengan tenggang waktu selama satu bulan, dimana setelah itu kita tidak akan bisa memakainya lagi dan kalo masi mau menggunakan kita harus mengeluarkan uang dulu untuk membeli serialnya...


Nah kali ini saya akan memberikan sebuah software untuk menjadikan microsoft tadi agar menjadi full persion tanpa mengeluarkan uang...

Langsung aja pada softwarenya ya : Activator Microsoft office 2010

Memory Card Recovery


Memory Card RecoveryWith Memory Card Recovery 3.60.1012, you can Recover deleted photo, audio/ video, MP3, MP4 from memory cards. Memory Card Recovery Supports all kinds of memory cards.

- CompactFlash Card, CF Card
- Memory Stick, Memory Stick Duo, Memory Stick Pro, Memory Stick Pro Duo
- Secure Digital Card, SD Card, miniSD
- MultiMedia Card, MMC Card
- SmartMedia, SM Card

Micro Drives
- Cellular Phone, PDA and MP3/MP4 Player
- Floppy Disk, Zip Disk and more. 
 
Silahkan download dan sudah dilangkapi kaygen

Rabu, 10 November 2010

Sejarah perkembangan virus komputer

Virus yang pertama kali muncul di dunia ini bernama [Elk Cloner] lahir kira-kira tahun 1981 di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang ada operating systemnya. Sang perusak ini mendisplay pesan di layar : “It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!” Hi……………….
Nama “Virus” itu sendiiri baru diberkan setelah 2 tahun kelahirannya oleh Len Adleman pada 3 November 1983 dalam sebuah seminar yang ngebahas cara membuat virus and memproteksi diri dari virus. Tapi orang-orang sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul adalah virus [Brain] yang justru lahir tahun 1986. Wajar aja, soalnya virus ini yang paling menggemparkan dan paling meluas penyebarannya karean menjalar melalui disket DOS yang waktu itu lagi ngetrend. Lahirnya juga bersamaan dengan [PC-Write Trojan] dan [Vindent]
Mulai saat itu, `virus mulai menguasai dunia. Perkembangannya mengerikan dan ganas ! berselang satu tahun muncul virus pertama yang menginfeksi file. Biasanya yang diserang adalah file yang berekstensi *.exe Virus ini bernama [suriv] termasuk dalam golongan virus “jerussalem”. Kecepatan penyebarannya cukup ‘menggetarkan hati’ untuk saat itu. Tapi virus ini ngga’ terlalu jahat ’ soalnya virus ini menghantam dan menghajar mainframe-nya IBM,pengembangan virus ini cuma setahun,
Tahun 1988, muncul serangan BESAR terhadap Machintosh oleh virus [MacMag] dan [scores] dan jaringan Internet dihajar habis-habisan oleh virus buatan Robert Morris. Tahun 1989 ada orang iseng yang ngirim file “AIDS information program” dan celakanya, begitu file ini dibuka, yang didapat bukannya info tentang AIDS, tapi virus yang mengenskrypsi harddisk dan meminta bayaran untuk kode pembukanya (salah satu modus mencari nafkah)
Sejak saat itu, penyebaran virus udah ngga’ keitung lagi. Akan tetapi dampak yang ditimbulkan ngga’ terlalu besar. Baru tahun 1995 muncul serangan besar-besaran. Ngga’ tanggung-tanggung, mereka nyerang perusahaan-perusahaan besar diantaranya Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, IBM dan masih banyak PERUSAHAAN RAKSASA lain yang dianiaya oleh “INETRNET LIBERATION FRONT” di hari ~Thanksgiving~. Karena keberanian dan kedahsyatan serangan itu, tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya para Hacker dan Cracker.
Para Cracker memang tidak pernah puas. Setiap muncul sistem operasi atau program baru, mereka sudah siap dengan virus barunya. Kamu yang sering ngetik dengan MS Word mungkin pernah nemuin virus Titassic. Ini virus local asli Indonesia lho… and uniknya, virus ini ngingetin kita buat sholat tepat pada waktunya (waduh, alim juga ya..) Tapi jangan salah, virus macro yang punya judul [concept]ini juga bisa berhati jahat, sangar and ganas banget. Soalnya si alim yang jahat ini bakalan ngemusnahin 80% file-file data and program korbannya.
Nah, seiring dengan perkembangan teknologi, muncul virus pertama yang mengkombinasi virus macro dan worm. Namanya cukup manis [Melissa]. Tapi ngga’ semanis namanya, virus ini bakalan menyebar ke orang lain lewat E-Mail and yang paling menyakitkan, ia bakalan nyebar ke semua alamat E-Mail yang ada di address book-mu. Dan saat ini muncul jutaan virus yang bergentayangan ngga’ karuan di alam Internet.

Virus komputer tampaknya sudah merajalela komputer di seluruh dunia, banyak tangan-tangan iseng yang membuat berbagai virus komputer untuk mengganggu para kenyamanan pengguna komputer. Virus komputer sendiri mempunyai arti program komputer yang menduplikasi atau menggandakan diri dengan menyisipkan kopian atau salinan dirinya ke dalam media penyimpanan / dokumen serta ke dalam jaringan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna komputer tersebut. Jenis-jenis virus komputer yang menggemparkan dunia antara lain :

CIH


Terdeteksi tahun Juni 1998 juga dikenal dengan nama Chernobil Virus, mampu menimbulkan kerugian sampai 800 milyar rupiah. Virus CIH menyerang setiap files .exe di komputer yang menggunakan sistem operasi Windows 98, Windows 95 dan Windows ME yang jadi korbanya. Sekali komputer anda terserang, virus ini akan terus berdiam diri di memory, sehingga akibatnya setiap anda menyalakan komputer, virus akan selalu aktif. Tidak hanya itu, virus CIH mampu menyebakan komputer anda tidak mau boot, karena semua file sistemnya telah ter-overwrite oleh si virus. Tapi saat ini, bagi pengguna Windows 2000, Windows XP ataupun Vista, virus ini bukan lagi sebuah ancaman.

MELISSA

Jum’at 26 Maret 1999, Virus Melissa menjadi buah bibir dimana-mana karena menginfeksi setiap PC yang menggunakan Microsoft Outlook. Virus ini bisa menyebar dengan cepat karena begitu komputer si korban terinfeksi, secara otomatis Melissa mengirimkan dirinya sendiri (dalam bentuk attachment file .doc) ke 50 alamat yang terdapat di kontak pada Microsoft Outlook. Begitu si korban membuka file .doc tersebut, maka virus Melissa secara otomatis aktif. Dari Intel sampai Microsoft dan beberapa perusahaan besar lainya yang menggunakan Microsoft Outlook, sampai terpaksa mematikan system emailnya, untuk mencegah penyebaran lebih jauh virus ini. kerugian yang ditimbulkan begitu fantastis karena hampir mencapai 6 Trilyun rupiah.

ILOVEYOU

Terdeteksi pertama kali di Hongkong pada 3 Mei 2000, menimbulkan kerugian yang sangat fantastis karena hampis mencapai ratusan trilyun rupiah. Dibuat dengan menggunakan Visual Basic Script, virus ini begitu menggoda karena menyebar melalui email dengan subject “ILOVEYOU”. Anda pasti penasaran kan kalau menerima sebuah email dengan embel-embel “ILOVEYOU”, dan virus ini memanfaatkan kepanasaran anda tersebut, karena begitu anda membuka email tersebut, secara otomatis virus menginfeksi komputer anda. Begitu komputer anda terinfeksi, si virus langsung mengirimkan dirinya sendiri pada semua alamat yang terdapat di kontak pada Microsoft Outlook.Virus ini dikenal juga dengan sebutan Loveletter dan The Love Bug.

CODE RED

Code Red menampakkan dirinya 13 Juli tahun 2001, dengan menyerang setiap server yang menggunakan Microsoft Internet Information Server (IIS). Worm atau virus ini memanfaatkan celah yang terbuka pada IIS System. Dikenal juga dengan istilah Bady, virus ini didesain untuk menimbulkan kerusakan yang sangat parah, karena mampu melakukan serangan Denial of Service pada IP-IP tertentu sehingga tak mengherankan mampu menimbulkan kerugian sampai ratusan trilyun rupiah, dan dalam waktu kurang dari seminggu saja 400.000 server berhasil ditaklukkan oleh virus ini.

BLASTER

Mampu menimbulkan kerugian sampai lebih dari 100 trilyun lebih, terdeteksi tahun 2003 juga dikenal dengan nama Lovsan atau MSBlast menyerang ribuan pengguna Windows 2000 dan Windows XP di seluruh dunia melalui traffic internet maupun network.

Dan virus terbaru dan berbahaya sepengetahuan saya adalah virus yang ditemukan oleh McAfee, dan belum ditemukan vaksin untuk mengalahkannya.
Virus ini merusak Zero dari Sektor hard disc, yang menyimpan fungsi
informasi-informasi terpenting. Virus ini berjalan sebagai berikut : ·
Secara otomatis virus ini akan terkirim ke semua nama dalam daftar alamat anda
dengan judul :
"Sebuah Kartu Untuk Anda"(Une Carte Pour Vous , atau A Card For You)
Begitu kartu virtual itu terbuka, virus itu akan membekukan komputer sehingga
penggunanya harus memulainya kembali; kalau anda menekan CTRL+ALT+DEL atau
perintah untuk restart, virus itu akan merusak Zero dari Sektor Boot hard disk,
sehingga hard disk akan rusak secara permanen.
Menurut CNN, virus itu dalam beberapa jam sudah menimbulkan kepanikan di New
York . Peringatan ini telah diterima oleh pegawai Microsoft sendiri.
Jangan membuka e-mail dengan judul:
"Sebuah Kartu Untuk Anda"(Une Carte Pour Vous , atau A Card For You)

Gejala komputer bila kena virus

Jika sebuah komputer terinfeksi virus, kemungkinan komputer tersebut mengalami gejala sebagai berikut :
- Komputer berjalan lambat dari normal
- Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
- Perubahan tampilan pada komputer
- Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
- Suka muncul pesan atau tulisan aneh
- Komputer hang atau berhenti merespon kita.
- Harddisk tidak bisa diakses
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Sering ada menu atau kotak dialog rusak.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus,dll


Selasa, 02 November 2010

Pengenalan Internet

Modul Pengenalan
Apa Itu Internet?
Internet (Inter-Network) adalah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang
menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun
perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomnunikasi dan sumber daya
informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet
meliputi komunikasi langsung (email, chat), diskusi (Usenet News, email, milis), sumber
daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Gopher), remote login dan lalu
lintas file (Telnet, FTP), dan aneka layanan lainnya.
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang
digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam
jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error
handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada
internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa
terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.
Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama
domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu
sebagai pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis
protokol lainnya.

Sejarah Internet
Cikal bakal jaringan Internet yang kita kenal saat ini pertama kali dikembangkan tahun
1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama ARPAnet (US Defense
Advanced Research Projects Agency). ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk
membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi
di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan
cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui
jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.

Di awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan
Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga
komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini
disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Sesudahnya,
internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa
perguruan tinggi, masing-masing UCLA, University of California at Santa Barbara,
University of Utah, dan Stanford Research Institute. Ini disusul dengan dibukanya
layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer
pribadi (PC). Berkutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982,
disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang
menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer.
Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis
lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET
kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika
hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET
dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET.
Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang
segera bergabung kedalam jaringan ini.
Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access,
email/messaging, maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis
seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Yang ada hanyalah layanan
yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini,
kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun
1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika
Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Namun
demikian, WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada
tahun 1992 dengan nama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan
bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat
sederhana, tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini.

Terobosan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan
layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai
online di Internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information
Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori
oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First
Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai
memberikan layanan akses ke Internet bagi masyarakat umum.
Sementara itu, kita di Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet komersial pada
sekitar tahun 1994. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia
telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang
menghubungkan universitas dengan network di luar negeri.

Tersambung ke Internet
Untuk tersambung ke jaringan internet, pengguna harus menggunakan layanan khsus
yang disebut ISP (Internet Service Provider). Media yang umum digunakan adalah
melalui saluran telepon (dikenal sebagai PPP, Point to Point Protocol). Pengguna
memanfaatkan komputer yang dilengkapi dengan modem (modultor and demodulator)
untuk melakukan dialup ke server milik ISP. Begitu tersambung ke server ISP, komputer
si pengguna sudah siap digunakan untuk mengakses jaringan internet. Pelanggan akan
dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung
lamanya koneksi.
Saluran telepon via modem bukan satu-satunya cara untuk tersambung ke layanan
internet. Sambungan juga dapat dilakukan melalui saluran dedicated line seperti ISDN
(Integrated System Digital Network) dan ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line),
maupun via satelit melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal). Sayangnya, alternatifalterantif
ini terhitung cukup mahal untuk ukuran pelanggan perorangan.
Dewasa ini, saluran-saluran alternatif untuk akses internet yang lebih terjangkau masih
terus dikembangkan. Diantara alternatif yang tersedia adalah melalui gelombang radio
(radio modem), maupun lewat saluran TV kabel yang saat ini sedang marak. Alternatif

lain yang saat ini sedang dikaji adalah dengan menumpangkan aliran data pada saluran
kabel listrik PLN (dikenal dengan istilah PLC, Power Line Communication). Di
Indonesia, teknologi ini sedang diuji cobakan oleh PLN di Jakarta, sementara di negaranegara
maju konon sudah mulai dimasyarakatkan.
Belakangan, internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan
memanfaatkan telepon seluler. Untuk ini digunakan protokol WAP (Wireless Aplication
Protocol). WAP merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat sebuah standar
yang terbuka (open standard) yang berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol
yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. WAP bekerja dalam modus teks
dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps.
Selain WAP, juga dikembangkan GPRS (General Packet Radio Service) sebagai salah
satu standar komunikasi wireless. Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki
kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan
aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia.

Aplikasi Internet
Internet sebenarnya mengacu kepada istilah untuk menyebut sebuah jaringan, bukannya
suatu aplikasi tertentu. Karenanya, internet tidaklah memiliki manfaat apa-apa tanpa
adanya aplikasi yang sesuai. Internet menyediakan beragam aplikasi yang dapat
digunakan untuk berbagai keperluan. Setiap aplikasi berjalan diatas sebuah protokol
tertentu. Istilah "protokol" di internet mengacu pada satu set aturan yang mengatur
bagaimana sebuah aplikasi berkomunikasi dalam suatu jaringan. Sedangkan software
aplikasi yang berjalan diatas sebuah protokol disebut sebagai aplikasi client. Di bagian
ini, kita akan berkenalan secara sepintas dengan aplikasi-aplikasi yang paling sering
dimanfaatkan oleh pengguna internet.

WWW (World Wide Web)
Dewasa ini, WWW atau yang sering disebut sebagai "web" saja adalah merupakan
aplikasi internet yang paling populer. Demikian populernya hingga banyak orang yang
keliru mengidentikkan web dengan internet.
Secara teknis, web adalah sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar,
suara, dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah internet webserver dipresentasikan
dalam bentuk hypertext. Informasi di web dalam bentuk teks umumnya ditulis dalam
format HTML (Hypertext Markup Language). Informasi lainnya disajikan dalam bentuk
grafis (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek
multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
Web dapat diakses oleh perangkat lunak web client yang secara populer disebut sebagai
browser. Browser membaca halaman-halaman web yang tersimpan dalam webserver
melalui protokol yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Dewasa ini, tersedia
beragam perangkat lunak browser. Beberapa diantaranya cukup populer dan digunakan
secara meluas, contohnya seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator,
maupun Opera, namun ada juga beberapa produk browser yang kurang dikenal dan hanya
digunakan di lingkungan yang terbatas.

Sebagai dokumen hypertext, dokumen-dokumen di web dapat memiliki link (sambungan)
dengan dokumen lain, baik yang tersimpan dalam webserver yang sama maupun di
webserver lainnya. Link memudahkan para pengakses web berpindah dari satu halaman
ke halaman lainnya, dan "berkelana" dari satu server ke server lain. Kegiatan penelusuran
halaman web ini biasa diistilahkan sebagai browsing, ada juga yang menyebutnya sebagai
surfing (berselancar).
Seiring dengan semakin berkembangnya jaringan internet di seluruh dunia, maka jumlah
situs web yang tersedia juga semakin meningkat. Hingga saat ini, jumlah halaman web
yang bisa diakses melalui internet telah mencapai angka miliaran. Untuk memudahkan
penelusuran halaman web, terutama untuk menemukan halaman yang memuat topiktopik
yang spesifik, maka para pengakses web dapat menggunakan suatu search engine
(mesin pencari). Penelusuran berdasarkan search engine dilakukan berdasarkan kata
kunci (keyword) yang kemudian akan dicocokkan oleh search engine dengan database
(basis data) miliknya. Dewasa ini, search engine yang sering digunakan antara lain
adalah Google (www.google.com) dan Yahoo (www.yahoo.com).

Electronic Mail/Email/Messaging
Email atau kalau dalam istilah Indonesia, surat elektronik, adalah aplikasi yang
memungkinkan para pengguna internet untuk saling berkirim pesan melalui alamat
elektronik di internet. Para pengguna email memilki sebuah mailbox (kotak surat)
elektronik yang tersimpan dalam suatu mailserver. Suatu Mailbox memiliki sebuah
alamat sebagai pengenal agar dapat berhubungan dengan mailbox lainnya, baik dalam
bentuk penerimaan maupun pengiriman pesan. Pesan yang diterima akan ditampung
dalam mailbox, selanjutnya pemilik mailbox sewaktu-waktu dapat mengecek isinya,
menjawab pesan, menghapus, atau menyunting dan mengirimkan pesan email.
Layanan email biasanya dikelompokkan dalam dua basis, yaitu email berbasis client dan
email berbasis web. Bagi pengguna email berbasis client, aktifitas per-emailan dilakukan
dengan menggunakan perangkat lunak email client, misalnya Eudora atau Outlook
Express. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan
email secara offline (tidak tersambung ke internet), dengan demikian, biaya koneksi ke

internet dapat dihemat. Koneksi hanya diperlukan untuk melakukan pengiriman (send)
atau menerima (recieve) email dari mailbox.
Sebaliknya, bagi pengguna email berbasis web, seluruh kegiatan per-emailan harus
dilakukan melalui suatu situs web. Dengan demikian, untuk menggunakannya haruslah
dalam keadaan online. Alamat email dari ISP (Internet Service Provider) umumnya
berbasis client, sedangkan email berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara
layanan email gratis seperti Hotmail (www.hotmail.com) atau YahooMail
(mail.yahoo.com).
Beberapa pengguna email dapat membentuk kelompok tersendiri yang diwakili oleh
sebuah alamat email. Setiap email yang ditujukan ke alamat email kelompok akan secara
otomatis diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Kelompok semacam ini disebut
sebagai milis (mailing list). Sebuah milis didirikan atas dasar kesamaan minat atau
kepentingan dan biasanya dimanfaatkan untuk keperluan diskusi atau pertukaran
informasi diantara para anggotanya. Saat ini, salah satu server milis yang cukup banyak
digunakan adalah Yahoogroups (www.yahoogroups.com).
Pada mulanya sistem email hanya dapat digunakan untuk mengirim informasi dalam
bentuk teks standar (dikenal sebagai ASCII, American Standard Code for Information
Interchange). Saat itu sukar untuk mengirimkan data yang berupa berkas non-teks
(dikenal sebagai file binary). Cara yang umum dilakukan kala itu adalah dengan
menggunakan program uuencode untuk mengubah berkas binary tersebut menjadi berkas
ASCII, kemudian baru dikirimkan melalui e-mail. Di tempat tujuan, proses sebaliknya
dilakukan. Berkas ASCII tersebut diubah kembali ke berkas binary dengan menggunakan
program uudecode. Cara ini tentunya terlalu kompleks karena tidak terintegrasi dengan
sistem email.
Belakangan dikembangkan standar baru yang disebut MIME (Multipurpose Internet Mail
Extensions). Standar ini diciptakan untuk mempermudah pengiriman berkas dengan
melalui attachment (lampiran). MIME juga memungkinkan sebuah pesan dikirimkan
dalam berbagai variasi jenis huruf, warna, maupun elemen grafis. Walaupun nampak
menarik, penggunaan MIME akan membengkakkan ukuran pesan email yang dikirimkan.

Hal ini jelas akan memperlambat waktu yang dibutuhkan untuk mengirim maupun
menerima pesan. Dalam hal ini, ada anjuran agar sedapat mungkin menggunakan format
teks standar dalam penyuntingan email. Gunakan MIME hanya untuk pesan-pesan
tertentu yang memang membutuhkan tampilan yang lebih kompleks.

File Transfer
Fasilitas ini memungkinkan para pengguna internet untuk melakukan pengiriman
(upload) atau menyalin (download) sebuah file antara komputer lokal dengan komputer
lain yang terhubung dalam jaringan internet. Protokol standar yang digunakan untuk
keperluan ini disebut sebagai File Transfer Protocol (FTP)
FTP umumnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk kepentingan pertukaran
maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet. FTP juga dimanfaatkan
untuk melakukan prose upload suatu halaman web ke webserver agar dapat diakses oleh
pengguna internet lainnya.
Secara teknis, aplikasi FTP disebut sebagai FTP client, dan yang populer digunakan saat
ini antara lain adalah Cute FTP dan WS_FTP, Aplikasi-aplikasi ini umumnya
dimanfaatkan untuk transaksi FTP yang bersifat dua arah (active FTP). Modus ini
memungkinkan pengguna untuk melakukan baik proses upload maupun proses
download. Tidak semua semua server FTP dapat diakses dalam modus active. Untuk
mencegah penyalahgunaan--yang dapat berakibat fatal bagi sebuah server FTP--maka
pengguna FTP untuk modus active harus memiliki hak akses untuk mengirimkan file ke
sebuah server FTP. Hak akses tersebut berupa sebuah login name dan password sebagai
kunci untuk memasuki sebuah sistem FTP server. Untuk modus passive, selama memang
tidak ada restriksi dari pengelola server, umumnya dapat dilakukan oleh semua pengguna
dengan modus anonymous login (log in secara anonim). Kegiatan mendownload software
dari Internet misalnya, juga dapat digolongkan sebagai passive FTP.

Remote Login
Layanan remote login mengacu pada program atau protokol yang menyediakan fungsi
yang memungkinkan seorang pengguna internet untuk mengakses (login) ke sebuah

terminal (remote host) dalam lingkungan jaringan internet. Dengan memanfaatkan
remote login, seorang pengguna internet dapat mengoperasikan sebuah host dari jarak
jauh tanpa harus secara fisik berhadapan dengan host bersangkutan. Dari sana ia dapat
melakukan pemeliharaan (maintenance), menjalankan sebuah program atau malahan
menginstall program baru di remote host.
Protokol yang umum digunakan untuk keperluan remote login adalah Telnet
(Telecommunications Network). Telnet dikembangkan sebagai suatu metode yang
memungkinkan sebuah terminal mengakses resource milik terminal lainnya (termasuk
hard disk dan program-program yang terinstall didalamnya) dengan cara membangun
link melalui saluran komunikasi yang ada, seperti modem atau network adapter. Dalam
hal ini, protokol Telnet harus mampu menjembatani perbedaan antar terminal, seperti tipe
komputer maupun sistem operasi yang digunakan.
Aplikasi Telnet umumnya digunakan oleh pengguna teknis di internet. Dengan
memanfaatkan Telnet, seorang administrator sistem dapat terus memegang kendali atas
sistem yang ia operasikan tanpa harus mengakses sistem secara fisik, bahkan tanpa
terkendala oleh batasan geografis.
Namun demikian, penggunaan remote login, khususnya Telnet, sebenarnya mengandung
resiko, terutama dari tangan-tangan jahil yang banyak berkeliaran di internet. Dengan
memonitor lalu lintas data dari penggunaan Telnet, para cracker dapat memperoleh
banyak informasi dari sebuah host, dan bahkan mencuri data-data penting sepert login
name dan password untuk mengakses ke sebuah host. Kalau sudah begini, mudah saja
bagi mereka-mereka ini untuk mengambil alih sebuah host. Untuk memperkecil resiko
ini, maka telah dikembangkan protokol SSH (secure shell) untuk menggantikan Telnet
dalam melakukan remote login. Dengan memanfaatkan SSH, maka paket data antar host
akan dienkripsi (diacak) sehingga apabila "disadap" tidak akan menghasilkan informasi
yang berarti bagi pelakunya.

IRC (Internet Relay Chat)

Layanan IRC, atau biasa disebut sebagai "chat" saja adalah sebuah bentuk komunikasi di
intenet yang menggunakan sarana baris-baris tulisan yang diketikkan melalui keyboard.
Dalam sebuah sesi chat, komnunikasi terjalin melalui saling bertukar pesan-pesan
singkat. kegiatan ini disebut chatting dan pelakunya disebut sebagai chatter. Para chatter
dapat saling berkomunikasi secara berkelompok dalam suatu chat room dengan
membicarakan topik tertentu atau berpindah ke modus private untuk mengobrol berdua
saja dengan chatter lain. Kegiatan chatting membutuhkan software yang disebut IRC
Client, diantaranya yang paling populer adalah software mIRC.
Ada juga beberapa variasi lain dari IRC, misalnya apa yang dikenal sebagai MUD
(Multi-User Dungeon atau Multi-User Dimension). Berbeda dengan IRC yang hanya
menampung obrolan, aplikasi pada MUD jauh lebih fleksibel dan luas. MUD lebih mirip
seperti sebuah dunia virtual (virtual world) dimana para penggunanya dapat saling
berinteraksi seperti halnya pada dunia nyata, misalnya dengan melakukan kegiatan tukar
menukar file atau meninggalkan pesan. Karenanya, selain untuk bersenang-senang, MUD
juga sering dipakai oleh komunitas ilmiah serta untuk kepentingan pendidikan (misalnya
untuk memfasilitasi kegiatan kuliah jarak jauh).
Belakangan, dengan semakin tingginya kecepatan akses internet, maka aplikasi chat terus
diperluas sehingga komunikasi tidak hanya terjalin melalui tulisan namun juga melalui
suara (teleconference), bahkan melalui gambar dan suara sekaligus (videoconference).

Aplikasi-apliakasi diatas sebenarnya adalah aplikasi dasar yang paling umum digunakan
dalam internet. Selain aplikasi-aplikasi tersebut, masih ada lusinan aplikasi lainnya yang
memanfaatkan jaringan internet, baik aplikasi yang sering maupun jarang dipergunakan.
Teknologi internet sendiri terus berkembang sehingga aplikasi baru terus bermunculan.
Disamping itu, aplikasi-aplikasi yang telah ada masih terus dikembangkan dan
disempurnakan untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.

Interaksi Secara Elektronis
Akhir-akhir ini, kita cenderung semakin akrab dengan istilah-istilah semacam e-
Commerce, e-Banking, e-Government, e-Learning, dan sebagainya. Huruf "E" disini
mengacu pada kata "Electronic", tapi lebih banyak digunakan dalam konteks internet.
Jadi, istilah-istilah tersebut bisa dibaca sebagai Electronic Commerce, Electronic
Government, Electronic Banking, atau Electronic Learning.
Dalam bagian ini, kita akan membahas secara sepintas tentang hal-hal yang berkaitan
dengan istilah-istilah diatas. Dalam kenyataannya, hal-hal tersebut jauh lebih kompleks
sehingga tidak mungkin dibahas secara rinci dalam halaman ini.

E-Commerce
Dari namanya, kita sudah bisa menebak kalau ini berkaitan dengan kegiatan yang bersifat
komersial. Tidak salah memang, karena istilah e-commerce yang akan kita bahas ini
memang mengacu pada kegiatan komersial di internet. Contoh paling umum dari
kegiatan e-commerce tentu saja adalah aktifitas transaksi perdagangan melalui sarana
internet. Dengan memanfaatkan e-commerce, para penjual (merchant) dapat menjajakan
produknya secara lintas negara karena memang sifat internet sendiri yang tidak mengenal
batasan geografis. Transaksi dapat berlangsung secara real time dari sudut mana saja di
dunia asalkan terhubung dalam jaringan internet.
Umumnya transaksi melalui sarana e-commerce dilakukan melalui sarana suatu situs web
yang dalam hal ini berlaku sebagai semacam etalase bagi produk yang dijajakan. Dari
situs web ini, para pembeli (customer) dapat melihat bentuk dan spesifikasi produk
bersangkutan lengkap dengan harga yang dipatok. Berikutnya, apabila si calon pembeli
tertarik, maka ia dapat melakukan transaksi pembelian di situs tersebut dengan sarana
kartu kredit. Berbeda dengan transaksi kartu kredit pada umumnya yang menggunakan
peralatan khusus, transaksi kartu kredit di internet cukup dilakukan dengan memasukkan
nomor kartu kredit beserta waktu kadaluwarsanya pada formulir yang disediakan.

Di tahap selanjutnya, program di server e-commerce akan melakukan verifikasi terhadap
nomor kartu kredit yang diinputkan. Apabila nomor kartu yang dimasukkan valid, maka
transaksi dianggap sah dan barang yang dipesan akan dikirimkan ke alamat pembeli.
Tentu saja sebelumnya saat mengisi formulir pemesanan, calon pembeli telah mengisikan
alamat lengkap kemana barang yang akan dibelinya harus dikirimkan. Harga barang yang
dibeli kemudian akan dimasukkan dalam rekening tagihan dari kartu kredit yang
digunakan.
Aktifitas e-commerce sebenarnya bukan melulu berkisar pada usaha perdagangan. Kalau
kita rajin menjelajahi situs-situs web, kita bisa menjumpai aneka usaha yang pada intinya
berusaha mengeduk keuntungan dari lalu-lintas akses internet. Ambil contoh situs lelang
online di www.ebay.com yang demikian populer, juga situs penyedia jasa yang mengutip
bayaran untuk netters yang ingin menggunakan layanannya. Tidak ketinggalan pula situssitus
khusus dewasa. Bahkan untuk yang terakhir ini justeru disebut-sebut sebagai
pelopor dari bisnis e-commerce.
Seperti halnya kegiatan bisnis konvensional, iklan juga memegang peranan penting
dalam e-commerce. Para pengelola situs web banyak mendapatkan pemasukan dari iklan
yang ditayangkan di situs web yang dikelolanya (umumnya berbentuk iklan banner atau
popup window). Tengok saja Yahoo atau DetikCom sebagai contoh dimana tiap
halamannya selalu dijejali oleh banner iklan yang mencolok mata. Wajar saja, sebab dari
sanalah sumber pembiayaan layanan (plus sumber keuntungan) mereka berasal.
Tapi dengan makin banyaknya situs web yang muncul juga berarti semakin ketatnya
persaingan. Menjaring iklan di sebuah situs web tentu saja tidak gampang. Para
pemasang iklan umumnya hanya berminat memasang iklannya pada situs dengan trafik
kunjungan yang tinggi. Itu artinya para pengelola situs harus berusaha memancing
sebanyak mungkin pengunjung ke situs mereka. Caranya tentu saja dengan memajang
content yang beragam sehingga pengunjung bisa betah berlama-lama di situsnya--syukursyukur
kalau mereka akan balik lagi di kesempatan berikut atau lebih baik lagi apabila
sampai menjadi pengunjung setia.

Sayangnya mengundang pengunjung dengan cara ini jelas butuh usaha dan biaya yang
tidak sedikit, sementara itu efektifitas pemasangan banner iklan di situs web sendiri
sebenarnya masih diragukan. Para pengunjung situs web umumnya datang dengan tujuan
untuk mencari informasi sehingga kemungkinan besar tidak sempat melirik ke bannerbanner
yang terpajang di situs web bersangkutan. Alih-alih memperhatikan, para
pengunjung kerap malahan merasa terganggu dengan adanya banner iklan di sebuah
halaman web. Walhasil banyak situs web yang tidak mampu membiayai operasionalnya
karena pemasukan dari iklan ternyata tidak mampu mengimbangi besarnya modal yang
dikucurkan. Karena itulah beberapa waktu terakhir ini kita banyak melihat situs web
komersial (dikenal sebagai 'DotCom') yang bertumbangan

E-Banking
Electronic Banking, atau e-banking bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan di internet.
Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank dapat melakukan hampir semua jenis
transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan
penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan
aktifitas pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihantagihan
rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas banyak
keuntungan yang bisa didapatkan nasabah dengan memanfaatkan layanan ini, terutama
bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-banking jelas
bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah dapat terhubung
dengan jaringan internet.
Untuk dapat menggunakan layanan ini, seorang nasabah akan dibekali dengan login dan
kode akses ke situs web dimana terdapat fasilitas e-banking milik bank bersangkutan.
Selanjutnya, nasabah dapat melakukan login dan melakukan aktifitas perbankan melalui
situs web bank bersangkutan.
E-banking sebenarnya bukan barang baru di internet, tapi di Indonesia sendiri, baru
beberapa tahun belakangan ini marak diaplikasikan oleh beberapa bank papan atas.
Konon ini berkaitan dengan keamanan nasabah yang tentunya menjadi perhatian utama
dari para pengelola bank disamping masalah infrastruktur bank bersangkutan.

Keamanan memang merupakan isu utama dalam e-banking karena sebagaimana kegiatan
lainnya di internet, transaksi perbankan di internet juga rawan terhadap pengintaian dan
penyalahgunaan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Sebuah situs ebanking
diwajibkan untuk menggunakan standar keamanan yang sangat ketat untuk
menjamin bahwa setiap layanan yang mereka sediakan hanya dimanfaatkan oleh mereka
yang memang betul-betul berhak. Salah satu teknik pengamanan yang sering dugunakan
dalam e-banking adalah melalui SSL (Secure Socket Layer) maupun lewat protokol
HTTPS (Secure HTTP).

E-Government
Istilah ini baru kedengaran beberapa waktu belakangan ini, seiring dengan maraknya
pemanfaatan teknologi internet dalam bidang pemerintahan. Walaupun namanya egovernmet,
tapi jangan dibayangkan ini adalah sistem pemerintahan yang sepenuhnya
berbasis internet. E-government, khususnya di Indonesia, masih diartikan secara sempit
sebagai sebuah sistem di internet (entah web, alamat email kontak, atau milis) yang
mengeksploitir potensi di suatu daerah dengan maksud mengundang pihak-pihak yang
mungkin dapat memberikan keuntungan bagi daerah bersangkutan, entah itu sebagai
investor atau turis.
Kalau kita menengok ke situs-situs pemerintah daerah di Indonesia yang mengaku
sebagai "e-government", sebenarnya tidak ubahnya dengan etalase yang memajang data
statisik, potensi wisata, dan kekayaan alam suatu daerah, dan tidak ketinggalan pula
kesempatan (baca: undangan) bagi para investor untuk menanamkan modalnya di daerah
bersangkutan. Content yang berkaitan dengan pemerintahan (government) sendiri
malahan tidak mendapat perhatian yang cukup.
Ini mungkin hanya masalah istilah, tapi rasanya cukup mengganggu juga, khususnya
kalau dibandingkan dengan aktifitas elektronik lainnya di internet yang memang betulbetul
mengacu ke namanya. Namun demikian, mudah-mudahan kita juga sedang menuju
ke arah yang lebih maju dalam hal pemanfaatan internet untuk keperluan pemerintahan
sehingga kelak slogan e-government ini betul-betul diaplikasikan secara utuh dan
bukannya sekedar sebagai "etalase" potensi daerah seperti yang sekarang kita saksikan.

Salah satu contoh penerapan e-Government dalam artian sesungguhnya dapat dijumpai di
negara tetangga kita, Singapura. Untuk penerapan e-Governement di negaranya,
pemerintah Singapura telah menjalankan proyek ambisius yang disebut eGAP (Electronic
Government Action Plan). Proyek yang setiap tahapnya menyedot anggaran sebesar US$
743 juta ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan publik secara online di negara
tersebut.
Tahap pertama proyek ini telah berhasil membangun 1600 layanan publik secara online.
Layanan ini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga sanggup melakukan transaksi
semacam memesan fasilitas olahraga, mendaftarkan perusahaan, membuat paspor baru,
dan sebagainya. Program ini telah berhasil membuat 75 persen penduduk Singapura
mulai berkomunikasi dengan birokrasi secara online via internet. Dalam proyek eGAP
tahap II yang dimulai pada tahun 2003, pemerintah negara pulau tersebut mengharapkan
90 persen warga negaranya dapat berkomunikasi secara online pada 2006 nanti.

e-Learning
Istilah e-Learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk penerapan teknologi
informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. Definisi e-Learning sendiri
sebenarnya sangat luas, bahkan sebuah portal informasi tentang suatu topik (seperti
halnya situs ini) juga dapat tercakup dalam e-Learning ini. Namun istilah e-Learning
lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajarmengajar
di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi Internet.
Dalam teknologi e-Learning, semua proses belajar-mengajar yang biasa ditemui dalam
sebuah ruang kelas, dilakukan secara live namun virtual, artinya dalam saat yang sama,
seorang guru mengajar di depan sebuah komputer yang ada di suatu tempat, sedangkan
para siswa mengikuti pelajaran tersebut dari komputer lain di tempat yang berbeda.
Dalam hal ini, secara langsung guru dan siswa tidak saling berkomunikasi, namun secara
tidak langsung mereka saling berinteraksi pada waktu yang sama.

Semua proses belajar-mengajar hanya dilakukan di depan sebuah komputer yang
terhubung ke jaringan internet, dan semua fasilitas yang yang biasa tersedia di sebuah
sekolah dapat tergantikan fungsinya hanya oleh menu yang terpampang pada layar
monitor komputer. Materi pelajaran pun dapat diperoleh secara langsung dalam bentuk
file-file yang dapat di-download, sedangkan interaksi antara guru dan siswa dalam bentuk
pemberian tugas dapat dilakukan secara lebih intensif dalam bentuk forum diskusi dan
email.
Pemanfaatan e-Learning membuahkan beberapa keuntungan, diantaranya dari segi
finansial dengan berkurangnya biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan
sistem secara keseluruhan jika dibandingkan dengan biaya yang dibutuhkan untuk
mendirikan bangunan sekolah beserta seluruh perangkat pendukungnya, termasuk
pengajar. Dari sisi peserta didik, biaya yang diperlukan untuk mengikuti sekolah
konvensional, misalnya transportasi, pembelian buku, dan sebagainya dapat dikurangi,
namun sebagai gantinya diperlukan biaya akses internet. Dari sisi penyelenggara, biaya
pengadaan e-Learning sendiri dapat direduksi, disamping jumlah peserta didik yang dapat
ditampung jauh melebihi yang dapat ditangani oleh metode konvensional dalam kondisi
geografis yang lebih luas.
Namun, dibalik segala kelebihan yang ditawarkan, penerapan e-Learning, khususnya di
Indonesia masih menyimpan masalah, antara lain pada keterbatasan akses internet serta
kurangnya pemahaman masyarakat akan teknologi internet. e-Learning juga kurang
cocok untuk digunakan pada level pendidikan dasar dan menengah, khususnya karena
kendala sosialisasi. Seperti kita ketahui, tujuan kegiatan belajar-mengajar di sekolah
bukan hanya untuk menimba ilmu pengetahuan, melainkan juga melatih anak untuk
bersosialisasi dengan teman sebaya maupun lingkungan di luar rumah. Hal semacam ini
tidak bisa didapati dalam sekolah maya via e-Learning. Disamping itu, sistem belajar
jarak jauh sangat mensyaratkan kemandirian, sehingga lebih cocok untuk diterapkan pada
lembaga pendidikan tinggi maupun kursus.

Disamping beberapa sampel diatas, kita akan menjumpai lebih banyak lagi "e-e" lainnya
di intenet sebagai konsekuensi dari semakin banyaknya aktifitas di dunia nyata yang
dapat dipindahkan dalam bentuk elektronis di internet. Namun demikian, kiranya kita
semua setuju bahwa tidak seluruh kegiatan manusia dapat ditransformasikan kedalam
bentuk elektronis. Manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial, dan karenanya memiliki
naluri untuk bersosialisasi secara normal. Kebutuhan sosialisasi semacam ini hanya bisa
dipuaskan melalui interaksi secara manusiawi, bukan melalui perangkat elektronik,
seberapapun majunya tingkat perkembangan teknologi yang telah dicapai.

Cybercrime
Sebagaimana di dunia nyata, internet sebagai dunia maya juga banyak mengundang
tangan-tangan kriminal dalam beraksi, baik untuk mencari keuntungan materi maupun
sekedar untuk melampiaskan keisengan. Hal ini memunculkan fenomena khas yang
sering disebut cybercrime (kejahatan di dunia cyber).
Dalam lingkup cybercrime, kita sering menemui istilah hacker. Penggunaan istilah ini
dalam konteks cybercrime sebenarnya kurang tepat. Istilah hacker biasanya mengacu
pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail
dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Besarnya minat yang dimiliki seorang
hacker dapat mendorongnya untik memiliki kemampuan penguasaan sistem yang diatas
rata-rata kebanyakan pengguna. Jadi, hacker sebenarnya memiliki konotasi yang netral.
Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut
sebagai cracker (terjemahan bebas: pembobol). Boleh dibilang para craker ini sebenarnya
adalah hacker yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif.
Aktifitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan
account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus hingga
pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut ini dikenal sebagai DoS
(Denial of Services). Dibandingkan modus lain, DoS termasuk yang paling berbahaya
karena tidak hanya sekedar melakukan pencurian maupun perusakan terhadap data pada
sistem milik orang lain, tetapi juga merusak dan melumpuhkan sebuah sistem.
Salah satu aktifitas cracking yang paling dikenal adalah pembajakan sebuah situs web
dan kemudian mengganti tampilan halaman mukanya. Tindakan ini biasa dikenal dengan
istilah deface. Motif tindakan ini bermacam-macam, mulai dari sekedar iseng menguji
"kesaktian" ilmu yang dimiliki, persaingan bisnis, hingga motif politik. Kadang-kadang,
ada juga cracker yang melakukan hal ini semata-mata untuk menunjukkan kelemahan
suatu sistem kepada administrator yang mengelolanya.

Aktifitas destruktif lain yang bisa dikatagorikan sebagai cybercrime adalah penyebaran
virus (worm) melalui internet. Kita tentu masih ingat dengan kasus virus Melissa atau I
Love You yang cukup mengganggu pengguna email bebereapa tahun lalu. Umumnya
tidakan ini bermotifkan iseng. Ada kemungkinan pelaku memiliki bakat "psikopat" yang
memiliki kebanggaan apabila berhasil melakukan tindakan yang membuat banyak orang
merasa terganggu atyau tidak aman.

Cybercrime atau Bukan?
Tidak semua cybercrime dapat langsung dikatagorikan sebagai kejahatan dalam artian
yang sesungguhnya. Ada pula jenis kejahatan yang masuk dalam "wilayah abu-abu".
Salah satunya adalah probing atau portscanning. Ini adalah sebutan untuk semacam
tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi
sebanyak-banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan,
port-port yang ada, baik yang terbuka maupun tertutup, dan sebagainya. Kalau
dianalogikan, kegiatan ini mirip dengan maling yang melakukan survey terlebih dahulu
terhadap sasaran yang dituju. Di titik ini pelakunya tidak melakukan tindakan apapun
terhadap sistem yang diintainya, namun data yang ia dapatkan akan sangat bermanfaat
untuk melakukan aksi sesungguhnya yang mungkin destruktif.
Juga termasuk kedalam "wilayah abu-abu" ini adalah kejahatan yang berhubungan
dengan nama domain di internet. Banyak orang yang melakukan semacam kegiatan
"percaloan" pada nama domain dengan membeli domain yang mirip dengan merek
dagang atau nama perusahaan tertentu dan kemudian menjualnya dengan harga tinggi
kepada pemilik merk atau perusahaan yang bersangkutan. Kegiatan ini diistilahkan
sebagai cybersquatting. kegiatan lain yang hampir mirip dikenal sebagai typosquatting,
yaitu membuat nama domain "pelesetan" dari domain yang sudah populer. Para pelaku
typosquatting berharap dapat mengeduk keuntungan dari pengunjung yang tersasar ke
situsnya karena salah mengetik nama domain yang dituju pada browsernya.
Selain tindak kejahatan yang membutuhkan kemampuan teknis yang memadai, ada juga
kejahatan yang menggunakan internet hanya sebagai sarana. Tindak kejahatan semacam
ini tidak layak digolongkan sebagai cybercrime, melainkan murni kriminal. Contoh
kejahatan semacam ini adalah carding, yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang
lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Juga pemanfaatan media
internet (webserver, mailing list) untuk menyebarkan material bajakan.
Pengiriman email anonim yang berisi promosi (spamming) juga dapat dimasukkan dalam
contoh kejahatan yang menggunakan internet sebagai sarana. Di beberapa negara maju,
para pelaku spamming (yang diistilahkan sebagai spammer) dapat dituntut dengan
tuduhan pelanggaran privasi.
Jenis-jenis cybercrime maupun kejahatan yang menggunakan internet sebagai sarana
ditengarai akan makin bertambah dari waktu ke waktu, tidak hanya dari segi jumlah
maupun kualitas, tetapi juga modusnya. Di beberapa negara maju dimana internet sudah
sangat memasyarakat, telah dikembangkan undang-undang khusus yang mengatur
tentang cybercrime. UU tersebut, yang disebut sebagai Cyberlaw, biasanya memuat
regulasi-regulasi yang harus dipatuhi oleh para pengguna internet di negara bersangkutan,
lengkap dengan perangkat hukum dan sanksi bagi para pelanggarnya.
Namun demikian, tidak mudah untuk bisa menjerat secara hukum pelaku cybercrime.
Tidak seperti internet yang tidak mengenal batasan negara, maka penerapan cyberlaw
masih terkendala oleh batasan yurisdiksi. Padahal, seorang pelaku tidak perlu berada di
wilayah hukum negara bersangkutan untuk melakukan aksinya.
Sebagai contoh, bagaimana cara untuk menuntut seorang hacker, katakanlah
berkebangsaan Portugal, yang membobol sebuah situs Indonesia yang servernya ada di
Amerika Serikat, sementara sang hacker sendiri melakukan aksinya dari Australia.
Lantas, perangkat hukum negara mana yang harus digunakan untuk menjeratnya? Belum
lagi adanya banyaknya "wilayah abu-abu" yang sulit dikatagorikan apakah sebagai
kejahatan atau bukan, membuat Cyberlaw masih belum dapat diterapkan dengan
efektifitas yang maksimal.

Pemanfaatan Internet
Dewasa ini, penggunaan internet telah merasuk pada hampir semua aspek kehidupan,
baik sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan, bahkan keagamaan. Pendeknya apa saja yang
dapat terpikirkan!
Kita dapat mengetahui berita-berita teraktual hanya dengan mengklik situs-situs berita di
web. Demikian pula dengan kurs mata uang atau perkembangan di lantai bursa, internet
dapat menyajikannya lebih cepat dari media manapun.
Para akademisi merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan kemunculan
internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang dipublikasikan melalui
internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Para mahasiswa tidak lagi perlu
mengaduk-aduk buku di perpustakaan sebagai bahan untuk mengerjakan tugas-tugas
kuliah. Cukup dengan memanfaatkan search engine, materi-materi yang relevan dapat
segera ditemukan.
Selain menghemat tenaga dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui di
internet cenderung lebih up-to-date. Buku-buku teks konvensional memiliki rentang
waktu antara proses penulisan, penerbitan, sampai ke tahap pemasaran. Kalau ada
perbaikan maupun tambahan, itu akan dimuat dalam edisi cetak ulangnya, dan itu jelas
membutuhkan waktu. Kendala semacam ini nyaris tidak ditemui dalam publikasi materi
ilmiah di internet mengingat meng-upload sebuah halaman web tidaklah sesulit
menerbitkan sebuah buku. Akibatnya, materi ilmiah yang diterbitkan melalui internet
cenderung lebih aktual dibandingkan yang diterbitkan dalam bentuk buku konvensional.
Kelebihan sarana internet yang tidak mengenal batas geografis juga menjadikan internet
sebagai sarana yang ideal untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh, baik melalui
kursus tertulis maupun perkuliahan. Tentu saja ini menambah panjang daftar keuntungan
bagi mereka yang memang ingin maju dengan memanfaatkan sarana internet.

Internet juga berperan penting dalam dunia ekonomi dan bisnis. Dengan hadirnya ecommerce,
kegiatan bisnis dapat dilakukan secara lintas negara tanpa pelakunya perlu
beranjak dari ruangan tempat mereka berada.
Internet juga merambah bidang keagamaan, bidang yang biasanya jarang mengadaptasi
perkembangan teknologi. Disini internet dimanfaatkan untuk sarana dakwah maupun
diskusi-diskusi keagamaan. Di Indonesia, jaringan-jaringan seperti Isnet (Islam) maupun
ParokiNet (Katolik) telah lama beroperasi dan memberikan manfaat yang besar bagi
umat. Kegiatan sosial seperti pengumpulan zakat dan Infaq dapat dilaksanakan secara
cepat melalui sarana internet.
Bagi mereka yang gemar bersosialisasi atau mencari sahabat, internet menawarkan
berjuta kesempatan. Baik melalui email maupun chatroom, para pengguna internet dapat
menjalin komunikasi dengan rekan-rekannya di segala penjuru dunia dalam waktu
singkat dan biaya yang relatif murah. Apabila dalam surat menyurat konvensional yang
menggunakan jasa pos, sebuah surat bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu dalam
perjalanan lintas benua, maka sebuah email hanya membutuhkan hitungan detik untuk
dapat menjangkau segala sudut dunia.
Biaya komunikasi lintas benua dapat lebih ditekan lagi. Dengan hadirnya teknologi VoIP
(Voice over Internet Protocol), pengguna telepon tidak lagi perlu mengeluarkan biaya
sambungan telepon internasional yang sangat mahal untuk menghubungi kolega atau
keluarga di luar negeri. Teknologi ini memungkinkan kita melakukan percakapan telepon
internasional dengan ongkos yang hanya sedikit lebih mahal dari biaya pulsa telepon
lokal.
Bagi yang berniat mencari hiburan, internet menawarkan pilihan yang berlimpah. Dengan
memanfaatkan game server, seseorang dapat bermain game bersama lawan dari negara
lain melalui jaringan internet. Pecinta musik juga semakin dimanja dengan hadirnya klipklip
MP3 dari lagu-lagu favorit. Bagi yang haus akan informasi dari dunia entertainment,
internet adalah surga dengan berlimpahnya situs-situs web para artis, baik nasional
maupun internasional.

Sebagaimana hal-hal lain di dunia, internet selain menawarkan manfaat, juga menyimpan
mudharat. Berlimpahnya informasi yang tersedia dari bermacam-macam sumber
membuat para netters harus jeli dalam memilah-milah. Maklum, karena sifatnya yang
bebas, maka tidak sulit bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memajang
informasi yang menyesatkan, atau bahkan yang menjurus ke arah fitnah. Tidak semua
informasi yang didapat melalui sarana internet terjamin akurasinya. Dalam hal ini, para
pengguna internet sangat dituntut kejeliannya agar tidak terlampau mudah percaya
terhadap informasi-informasi yang tidak jelas, baik sumber maupun kredibilitas
penyedianya.
Pembajakan karya intelektual juga merupakan salah satu ekses negatif dalam penggunaan
internet. Tahukan anda bahwa format musik MP3 yang populer itu hampir semuanya
ilegal? Dan materi ilegal semacam ini dapat dengan mudah menyebar berkat "jasa"
internet.
Disamping contoh-contoh diatas, masih tak terhitung lagi sisi gelap dari penggunaan
internet. Tidak heran, beberapa negara yang terhitung "konservatif", seperti Arab Saudi
dan China, membatasi secara ketat akses internet bagi warganya.
Kemudahan dan kenyamanan dalam berkomunikasi via internet juga ditengarai membuat
banyak netters kehilangan kesempatan, bahkan kemampuan, untuk berkomunikasi secara
personal. Mereka tenggelam dalam keasyikan ber-chatting atau ber-email dengan teman
di dunia maya hingga melupakan sosialisasi di dunia nyata.
Terlepas dari segala ekses negatif tersebut, internet tetaplah hanya sekedar sarana. Ia
hanyalah alat, bukan tujuan. Di tangan para penggunanyalah internet dapat memberikan
manfaat atau malahan justeru mudharat.