Sabtu, 05 Maret 2011

Implementasi Hierarchical Token Bucket (HTB) Sebagai Traffic Shapper Berbasis Linux Pada Rizky Cyber Cafe


BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Dewasa ini perkembangan teknologi semakin maju, hal ini ditandai dengan sudah meratanya pembangunan infrastruktur komunikasi yang sudah mencapai ke daerah-daerah terpencil, hal ini mengakibatkan semakin tingginya permintaan layanan komunikasi oleh semua lapisan masyarakat, terutama permintaan akan layanan internet.
Internet merupakan Network of Network yang saling berhubungan dan di definisikan dengan alamat public yang telah diatur oleh sebuah badan internasional. Pada beberapa tahun belakangan ini layanan internet telah merambah dunia pendidikan, tidak hanya pada perguruan tinggi tetapi juga pendidikan menengah, hal ini merupakan kemajuan pesat yang telah di capai dunia pendidikan di Indonesia, karena dengan adanya layanan internet di warnet Rizky Cyber Cafe membuat para konsumen semakin mudah untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka tentang berbagai bidang ilmu.
Dengan kemajuan tersebut sudah selayaknya diperlukan sebuah pengelolaan bandwith yang digunakan untuk keperluan internet tersebut di warnet Rizky Cyber Cafe yang telah memiliki sarana dan prasarana internet tersebut agar koneksi internet di sekolah tersebut lebih baik dan nyaman untuk di gunakan.
Pengertian kenyamanan disini adalah tidak adanya perebutan bandwith yang digunakan untuk keperluan internet tersebut antar client yang terkoneksi, untuk mengatasi hal itu maka penulis berinisiatif untuk mengangkat judul  Implementasi Hierarchical Token Bucket (HTB) Sebagai Traffic Shapper Berbasis Linux Pada Rizky Cyber Cafe”. Untuk warnet Rizky Cyber Cafe tentu saja tidak memiliki dana yang besar untuk melengkapi infrastuktur dengan peralatan yang serba branded, untuk itulah maka penulis menggunakan linux sebagai sistem operasi dan HTB sebagai traffic shapper software di karenakan linux dan HTB bersifat free dan dapat di gunakan secara bebas serta tidak memerlukan resources yang besar untuk implementasinya.

1.2. Rumusan  Masalah
Untuk membatasi agar tidak mengembangnya pembahasan dalam tugas akhir ini, penulis akan batasi yang akan penulis bahas agar tujuan tercapai, maka penulis akan memberikan gambaran yang akan dibahas, yaitu :
1.      Bagaimanakah membangun sebuah traffic shapper yang baik untuk pengelolaan bandwith pada warnet Rizky Cyber Cafe?
2.      Bagaimana melakukan caching terhadap website yang baik sehingga mengoptimalkan pemakaian bandwith?



1.3. Tujuan
1.3.1.  Tujuan Umum
Dalam studi yang penulis lakukan ada beberapa tujuan yang ingin penulis capai, Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah :
1.      Diharapkan kemampuan serta keahlian penulis dalam berfikir dan menganalisa suatu permasalahan dapat meningkat serta juga mampu mencari solusinya.
2.      Dapat menambah pengetahuan penulis dalam bidang teknologi komputer beserta aplikasinya terhadap perangkat di luar komputer.
3.      Bagi pembaca, dapat digunakan sebagai acuan dalam mendisain sebuah jaringan komputer terutama untuk warnet Rizky Cyber Cafe.

1.3.2. Tujuan Khusus
Selain tujuan umum seperti yang penulis buat diatas, penulis juga memiliki beberapa tujuan khusus yang ingin penulis capai dalam pembuatan tugas akhir ini. Adapun tujuan khusus yang ingin di capai penulis adalah :
1.      Membangun sebuah traffic shapper untuk melakukan optimalisasi penggunaan bandwith berbasis Hierarchical Token Bucket (HTB ) pada jaringan komputer warnet Rizky Cyber Cafe.
2.      Membangun sebuah transparent proxy yang bertujuan untuk melakukan optimalisasi website pada jaringan komputer warnet Rizky Cyber Cafe.
1.4. Batasan Masalah
Agar yang dibahas dalam tugas akhir ini tidak menyimpang dari tujuannya maka dengan keterbatasan penulis maka yang dibahas adalah :
1.      Mengimplementasikan HTB sebagai traffic shapper pada jaringan komputer warnet Rizky Cyber Cafe.
2.      Mengimplementasikan Squid sebagai web proxy cache untuk menghemat penggunaan bandwith pada jaringan komputer warnet Rizky Cyber Cafe.

1.5. Metodologi
Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis menggunakan metode penelitian sebagai berikut:
1. Studi Lapangan (Field Research)
Penelitian yang dilakukan dengan cara riset atau turun langsung ke lapangan untuk memperoleh informasi tentang piranti-piranti yang dibutuhkan, serta penulis juga menganalisa sistem yang berjalan.
2. Studi Kepustakaan (Library Research)
Yaitu dengan cara membaca dan mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan masalah praktek kerja lapangan ini pada perpustakaan, yang berguna untuk memperoleh data dan informasi yang bersifat teoritis.


3.    Studi Laboratorium (Laboratory Research)
Yaitu dengan cara melakukan percobaan laboratorium komputer yang berupa perancangan, pengetesan dan pemecahan masalah yang bersifat teknik.
4.    Bimbingan Dari Dosen Pembimbing
Yaitu dengan cara melakukan bimbingan kepada dosen pembimbing yang memberikan   bimbingan dalam pembuatan tugas akhir ini baik secara teoritis maupun praktek.




DASAR JARINGAN KOMPUTER DAN TCP/IP


Pengertian Jaringan komputer :
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
Jenis-Jenis jaringan berdasarkan jangkauan :
Ada 3 macam jenis Jaringan/Network yaitu :
a. Local Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi.
Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network. Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya.
b. Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah Ujung Pandang atau Surabaya.
c. Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda
satu diantara yang lainnya.
Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).
a. Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
b. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.
c. Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.